Sejarah Candi Asu
Cagar Budaya Candi Asu Di Dusun Sengi, Dukun, Magelang.
Cagar Budaya Candi Asu Di Dusun Sengi

Jadiwisata.com Kabupaten Magelang memang mempunyai peninggalan berupa Candi yang sangat banyak, mulai dari yang Terbesar sampai yang Terkecil juga di temukan di Kabupaten ini. Entah bagaimana ceritanya sehingga begitu banyak di temukan beraneka Candi dengan aneka bentuk dan fungsinya masing-masing. Seperti yang satu ini adalah Candi Asu yang terletak di sebelah Timur Laut Kabupaten Magelang. Eits Jangan berperasangka buruk dulu ya dengan nama Candi ini yang mengandung kata “ Asu” di dalamnya? Memang benar kata “Asu” adalah kata-kata yang sangat kasar dalam bahasa jawa, yang bisa di artikan sebagai umpatan jorok dengan makna dalam bahasa Indonesia berarti anj**g. Biasanya kata-kata ini di tujukan pada seseorang lawan bicara yang di anggap membuat kesal ataupun di ungkapkan diri sendiri sebagai umpatan rasa kecewa. Waduh kenapa jadi membahas bahasa jawa ya? Kembali lagi tentang Candi Asu. Menurut bahasa jawa dulu, sebetulnya Candi Ini dulunya bernama Candi Aso yang berasal dari kata ngaso atau aso yang kalau di artikan dalam bahasa Indonesia berarti Istirahat. Karena konon katanya Candi Asu ini, dulu di gunakan untuk Istirahat para Raja jaman dahulu.

Saat pertama kali di temukan oleh masyarakat setempat, candi ini tidak utuh dan tidak beraturan.  Masyarakat juga menemukan sebuah patung yang menyerupai hewan peliharaan berupa anjing. Maka seiring berjalannya waktu tempat ini di beri nama Candi Asu. Menurut sejarah, Candi ini merupakan peninggalan dari Budaya Hindu.

Pemandangan Candi Asu Di Desa Sengi
Pemandangan Candi Asu Di Desa Sengi

Letak Candi Asu Kabupaten Magelang

Candi Asu ini terletak di Dusun Candi Pos, Desa Sengi , Kecamatan Dukun , Kabupaten Magelang. Candi ini juga terletak di dekat pertemuan Sungai Pabelan dan Sungai Telingsing , kira-kira 10 km di sebelah timur laut dari Candi Ngawen. Tak jauh dari Candi ini juga terdapat 2 buah candi Hindu lainnya, Yaitu: Candi Pendem dan Candi Lumbung. Karena Desa Sengi berada di lereng Gunung Merapi, maka akses menuju lokasi juga semakin menanjak dan lokasinya juga lebih tinggi dari pusat Kota Magelang. Oleh karena itu pemandangan di sekitaran Candi Asu ini sangat Asri dan nyaman untuk berwisata. Angin yang bertiup sepoi-sepoi membuat kenyamanan saat mengunjungi candi ini.

Baca Juga : Candi Lumbung Sengi, Dusun Tlatar, Kabupaten Magelang

Bangunan Candi Asu menghadap ke barat. Candi ini berdenah bujur sangkar dengan panjang sisi 7,94 meter , Tinggi kaki Candi 2,5 meter, dan tinggi tubuh Candi 3,35 meter. Sedangkan tinggi bagian atap Candi tidak diketahui karena telah runtuh dan sebagian besar batu hilang. Dengan ukuran tersebut, Candi ini termasuk Candi kecil. Tapi tidak salah juga kalau anda mengunjungi Cagar Budaya Candi Asu ini. Selain menambah wawasan, anda juga akan mendapatkan pengalaman yang berbeda setelah mengunjungi Candi ini. Di dekat Candi Asu juga telah ditemukan dua buah prasasti batu berbentuk tugu (lingga), yaitu prasasti Sri Manggala I (874 M ) dan Sri Manggala II (874 M). Candi Asu ini di Perkirakan di Bangun sekitar tahun 869 Masehi. Sungguh kaya akan sejarah bukan?

Tiket Masuk Candi Asu di Desa Sengi

Bagi anda yang akan berkunjung ke Candi Asu ini tidak perlu khawatir. Karena tiket memasuki Candi Ini adalah Gratis alias free. Wow… keren bukan? Sudah dapat pengalaman, sudah menikmati pemandangan, eh gratis pula. Tapi ingat meskipun biaya masuk candi ini adalah gratis, Anda harus menjaga kelestarian yang sudah ada. Misalnya tidak membuang sampah sembarangan, atau mengotori dinding-dinding candi dengan mencorat-coretnya.

Itulah uraian singkat tentang Cagar Budaya Candi Asu yang berada di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Jadi gimana nih, Liburan Akhir Pekan Jadiwisata nggak? Harus Jadi dong! 🙂

, , , , , , , , , , , , , ,
Latest Posts from JadiWisata.COM