Bukit Rhema Gereja Ayam
top selfie bukit rhema
top selfie bukit rhema

Lokasi wisata Bukit Rhema Gereja Ayam ini masih berdekatan dengan Candi Borobudur, dan jalur menuju lokasinya juga searah dengan tempat wisata lain Phuntuk Setumbu. Tempat ini sangat indah untuk para pemburu sunrise dengan view Candi Borobudur. Selain akses ke lokasinya yang cukup mudah, tiket masuknya pun sangat murah. Anda hanya akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 5.000 dan retribusi parker sebesar Rp. 2.000 untuk kendaraan bermotor.

Gereja Ayam ini sesuai dengan namanya merupakan tempat doa bagi umat kristiani, tapi saat ini juga dibuka sebagai objek wisata. Pencetus berdirinya Gereja Ayam ini adalah Daniel Alamsjah, seorang yang berasal dari Lampung. Konon ceritanya dulu beliau melakukan meditasi dan mendapat wangsit untuk membangun tempat doa disana. Namun tempat ini bukan hanya untuk berdoa umat kristiani saja, melainkan siapa saja yang ingin meditasi dan berdoa kepada sanga Pencipta.

bukit rhema top selfie
bukit rhema top selfie

Dulu tempat ini sempat digunakan sebagai tempat penampungan anak dan rehibilatasi para pecandu narkoba, namun karena berbagai hal fungsi itu dihentikan. Bangunan ini memiliki Tujuh lantai dengan filosofi yang sangat indah. Lantai Pertama menggambarkan kelahiran manusia sebagai awal kehidupan dengan kepolosan dan tanpa dosa. Lantai kedua menggabarkan perjalanan manusia yang beranjak dewasa. Lantai ketiga memiliki filosofi mulai jatuhnya manusia kedalam dosa, dalam hal ini di gambarkan dengan adanya beragam lukisan yang melukiskan banyak para pemuda yang terkena narkoba. Lantai ke Empat memiliki filosofi keberagaman dan kekayaan budaya bangsa Indonesia, di lantai ini juga terdapat lukisan yang menggambarkan keberagaman itu.

Lantai Kelima menggambarkan pertobatan umat manusia yang menyesali keselahan hidupnya di masa lalu. Lantai ke Enam yang posisinya persis di Mulut Ayam menggambarkan pengharapan akan hidup yang baru yang lebih baik seperti matahari yang baru terbir, makanya bangunan ini menghadap ke Timur. Lantai ke Tujuh yang merupakan Mahkota merupakan puncak dari kehidupan yaitu dimana manuisa harus bersyukur kepada sang Pencipta atas keindahan dan kebahagiaan yang diberikan oleh Sang Pencipta.

Jadi tempat ini sebenarnya juga menjadi destinati wisata yang memiliki beberapa fungsi, selain sebagai buruan Top Selfie bagi kalangan anak-anak muda saat ini, wisata ini juga merupakan wisata alam dan wisata religi yang penuh dengan filosofi dan makna kehidupan. Dan karena ini merupakan tempat doa dan meditasi, maka ketika kita berkunjung kesini pun kita harus menghormati dengan menjaga perilaku dalam bertindak dan berucap, jangan untuk berbuat yang aneh-aneh dan jangan berbicara jorok atau kotor.

, , , , , ,
Artikel Lainya
Latest Posts from JadiWisata.COM