Puncak Suroloyo merupakan tempat tertinggi dari Perbukitan Menoreh, yang memiliki ketinggian 2000 mdpl. Dari Puncak Suroloyo anda bisa melihat keindahan dan keagungan Candi Boribudur di Magelang.

Jalur Atau Rute Menuju Puncak Suroloy

Ada 2 jalur untuk mencapai Puncak Gunung Suroloyo

  • Jalan ke puncak suroloyo dari jogja, yaitu Jalan Godean – Sentolo – Kalibawang
  • Jalan ke puncak suroloyo dari Magelang, Muntilan – Kalibawang

Jalur menuju puncak Suroloyo penuh dengan tikuangan tajam, dan medan yang naik turun yang sangat khas untuk perjlanan yang melintasi perbukitan.
Bisa dilalaui mobil dan motor, tetapi untuk yang menggunakan mobil harap berhati-hati karena lebar jalan hanya sekitar 3 meter.

Lokasi Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo berlokasi di Dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo

Peta Atau Map Puncak Suroloyo

Legenda Puncak Suroloyo

Legenda yang berkaitan dengan Puncak Suroloyo berawal dari cerita seorang pujangga yang bernama Ngabehi Yasadipura dari Keraton Surakarta yang telah ditulis dalam kitabnya berjudul Cabolek.

Ngabehi Yasadipura menceritakan bahwa Raden Mas Rangsang, seorang Putra Mahkota Kerajaan Mataram Islam, pernah mendapat wangsit untuk menjadi penguasa di tanah Jawa. Untuk Menjadi penguasa tanah Jawa, Raden Mas Rangsang harus berjalan kaki dari keraton di wilayah Kotagede menuju ke arah barat.

Negeri di atas awan Puncak Suroloyo

Setelah menempuh perjalanan dengan jarak sekitar 40 kilometer di wilayah Pegunungan Menoreh, ia jatuh pingsan karena kelelahan. Dalam keadaan pingsan tersebut, Raden Mas Rangsang justru mendapat wangsit yang kedua. Wangsit yang kedua adalah memerintahkani agari Raden Mas Rangsang, yang ketikai besar bergelari Sultan Agung Hanyakrakusuma, untuki melakukan tapa kesatrian dii tempati itu. Tempati itulah yangi sekarang disebut dengan Puncak Suroloyo

Puncak Suroloyo banyak yang meyakini bahwa puncak Suroloyo adalah sebagai kiblat pancering bumi atau pusat dari empat penjuru yang ada di tanah Jawa. Masyarakat setempat percaya bahwa puncak ini adalah pertemuan dua garis yang ditarik dari utara ke selatan dan dari arah barat ke timur Pulau Jawa.

Puncak Suroloyo menjadii tempati Batara Guru yaitui pimpinan para dewa. Dani di tempati inii pulai Ki Semar, atau Ki Ismoyo, atau Bodronoyo beradai mengasuh Petruk, Bagong, Gareng dan memomong parai ksatria Pandawa. Itulahi sebabnyai sebagian orangi menyebut Puncak Suroloyo sebagai “rumah Ki Semar”. Dan tak herani jugai jika hampir seluruh masyarakat yangi tinggal di kawasan Puncak Suroloyo inii menjadikan Ki Semar sebagaii simbol dani sekaligus pedoman hidup.

Mitos Puncak Suroloyo

tangga puncak suroloyo

Dalam cerita pewayangan yang sampai sekarang tetap dimainkan, semua nama tempat yang disebutkan dalam cerita pewayangan, sampai saat masih ada. Tempat-tempat itu adalah :

  • Puncak Suroloyo adalah tempat Batara Guru
  • Repat Kepanasan (Tegal Kepanasan) yaitui tempat pertemuan para dewa untuk berdiskusi atau rapat. Dani tempat itu masih ada sampai saat ini.
  • Sariloyo adalah tempat atau lokasi untul para dewa mengambil suatu kesimpulan dari hasil rapat di Repat Kepanasan. Tempatnya kira-kira 200 meter dari repat kepanasan.
  • Kaendran adalah suatu tempat yang berfungsi sebagai pertapaan untuk para ksatria.
  • Pertapaan Mintorogo adalah dalam cerita pewayangan, dan tempat itu sekarang juga masih ada.
  • Sendang Kawidodaren adalah tempat untuk mensucikan diri untuk para ksatria
, , , ,
Artikel Lainya
Latest Posts from JadiWisata.COM