jalur pendakian ke gunung merbabu

Pendakian Ke Gunung Merbabu merupakan salah satu pendakian yang wajib dicoba oleh para pendaki dan pecinta alam baik yang masih pemula maupun yang sudah lama naik turun gunung. Gunung Merbabu adalah gunung pai bertipe Strato yang terletak diantara Kabupaten Magelang dan Kabupaten Boyolali di Jawa Tengah.

Gunung Merbabu memiliki ketinggian 3.142 MDPL dan pernah meletus pada tahun 1560 dan 1797. Gunung merbabu terkenal karena naskah-naskah pada masa Pra-Islam sebagai Gunung Damalung atau Gunung Pamrihan. Gunung ini terkenal dengan pertapaan yang pernah disinggahi oleh Bujangga Manik pada abad ke-15.

Bujangga Manik adalah tokoh yang mengelilingi Pulau Jawa dan Bali, dan dikenal juga dengan nama Prabu Jaya Pakuan. Bujangga Manik merupakan Resi Hindu dari kerajaan Sunda, dia merupakan seorang Ksatria yang lebih memilih hidup sebagai seorang resi.

jalur pendakian gunung merbabu
jalur pendakian gunung merbabu

Kembali ke Jalur pendakian ke Gunung Merbabu. Jalur gunung merbabu merupakan jalur pendakian favorit karena medanya yang tidak terlalu berat, hal yang sangat perlu diwaspadai justru adalah suhu udaranya yang sangat dingin, berkabut tebal dan hutanya yang lebat. Bagi mereka yang sudah bekerja dan sedang bereunian banyak yang memilih mendaki ke merbabu untuk melepas rasa mendaki mereka.

Jalur pendakian Gunung Merbabu ada beberapa jalur antara lain jalur pendakian via Kopeng Thekelan, via Jalur Wekas, via Jalur Kopeng Cunthel, via Jalur Selo, dan via Jalur Suwanting.

Jalur Pendakian ke Gunung Merbabu via Suwanting ( Jalur Suwanting )

Jalur Suwanting adalah jalur yang pernah dibuka pada tahun 1990 dan 1998, namun setelah tahun 1998 jalur ini ditutup untuk pendakian dan baru awal tahun 2015 lalu jalur ini kembali dibuka.

Jalur pendakian ini terletak di Dusun Suwanting Desa Banyuroto Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang yang jaraknya sekitar 5 km dari Gardu pandang Ketep Pass. Jika berangkat dari Kota Yogyakarta memerlukan dua jam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua.

Jalur Pendakian Gunung Merbabu via Suwanting ini terkenal indah dan memiliki pemandangan sabana yang menarik perhatian pendaki gunung. Jalur ini memiliki tiga Pos (Pos Lembah Lempong, Pos Selter Bendera, dan Pos Ndampo Awang). Pendaki dapat mendirikan tenda di pos 2 dan pos 3 karena lokasinya cukup luas dan pemandangannya sungguh indah dengan latar belakang Gunung Merapi.

Di Jalur ini pendaki tidak perlu khawatir kekurangan air, karena di sepanjang jalur pendakian memiliki tiga pos air yang bisa di gunakan untuk konsumsi, Pos air terletak di bawah Lembah cemoro, Lembah manding dan terakhir di bawah pos 3.

Setelah dari pos 3, pendaki akan melewati sabana yang menyejukkan. Jika berkunjung pada musim penghujan atau kisaran bulan Mei – Agustus, pendaki akan menemui padang rumput berwarna hijau.

Jalur Pendakian ke Gunung Merbabu via Selo ( Jalur Selo )

jalur pendakian ke gunung merbabu via selo
jalur pendakian ke gunung merbabu via selo

Jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo merupakan yang paling favorit. Kebanyakan pendaki Gunung Merbabu memulai pendakian dari jalur yang berada di Kabupaten Boyolali ini. Pendaki akan menjangkau Merbabu dari sisi selatan melalui jalur Selo ini. Keunggulan jalur Selo yang paling menawan adalah adanya padang sabana yang terhampar luas. Selain pemandangannya indah, pendaki juga bisa berkemah di sabana itu. Saat musim mekar bunga edelweiss, pendaki juga akan disuguhkan dengan hamparan padang edelweiss yang memesona. Namun, pendaki tidak boleh memetik bunga keabadian itu dan hanya boleh melihat atau memotretnya saja. Nantinya pendaki akan mendapat gelang ber-chip dengan teknologi GPS. Hal ini bermanfaat saat terjadi kecelakaan, misal tersesat.

Awal pendakian, pendaki akan disambut gapura selamat datang dari Taman Nasional Gunung Merbabu. Memasuki pintu hutan suasana jalanan kiri kanan dipenuhi pohon pinus dan lamtoro, di siang haripun akan terasa sejuk. Jalanan masih cukup landai hingga 15 menit perjalanan. Setelah berjalan 1-1,5 jam sampailah di pos 1 (Dok Malang). Pos ini masih berada di rimbunnya pepohonan.

Selepas pos 1, trek belum lah terasa cukup curam, ada satu tanjakan yang lumayan terjal dan di puncaknya adalah pos bayangan. Baru setelah berjalan 20 menit dari pos bayangan pendaki akan sampai di pos 2 (pandean) jarak dari pos 1-2 ini bisa dibilang panjang.

Selanjutnya, jarak antara pos 2 dan 3 tidaklah jauh. Sekitar 45 menit berjalan, pendaki akan sampai di pos 3 (Watu Tulis) pemandangan di Sini cukup indah dengan merapi yang cukup jelas jika tidak berkabut. Ditambah lagi dengan rimbunnya pohon-pohon edelweis. Sebaiknya istirahat sedikit lama di pos 3 ini.

Menuju pos 4 (Sabana 1) pendaki akan dihadapkan dengan trek yang cukup membuat nafas tersendat. Trek yang terjal dengan tanah yang mudah membuat tergelincir. Pilih jalan sedikit ke kiri untuk karena di sebelah kiri bisa mendapat pegangan.

Sabana 1 ini merupakan salah satu tempat menarik untuk berkemah, tempatnya yang datar dan pemandangannya yang indah mungkin menjadi alasan para pendaki memilih untuk mendirikan tenda mereka di sini. Namun angin di tempat ini cukup kencang, terlebih lagi sangat rawan badai.

Dari sabana 1 untuk menuju sabana 2 (pos 5) tidaklah diperlukan waktu yang lama. Sekitar 40 menit saja. Trek berupa tanjakan yang sedikit terjal meski tidak seterjal antara pos 3-pos 4 namun angin cukup kencang bila malam di tempat ini. setelah sampai puncak bukit kita akan berjalan menurun dan sampailah di pos 5 (sabana 2). Meskipun terpaan angin masih terasa besar tetapi menurut saya inilah tempat mendirikan tenda yang pas.

Jika menginginkan menikmati sunrise di puncak, sebaiknya mulai bangun jam 3 pagi untuk menyiapkan sarapan dan melakukan summit attack. Waktu tempuh ke puncak sekitar 1 – 1,5 jam. Kalau malas bangun pagi, sunrise bisa dinikmati di bukit sebelah timur sabana. Keuntungan jalur ini adalah, sunrise bisa dinikmati di sepanjang jalur pendakian.

Catatan: untuk para pendaki yang naik dari jalur Selo, kebutuhan air minum harus dibawa dari bawah/basecamp karena sepanjang perjalanan ke puncak tidak sumber air.

Jalur Pendakian ke Gunung Merbabu via Kopeng Cunthel ( Jalur Kopeng Cunthel )

Kamu yang ingin menjangkau puncak Gunung Merbabu dari sisi utara bisa melakukannya via jalur Cunthel. Jalur ini berada di Dusun Cunthel, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Pendaki yang mendaki melalui jalur ini nantinya akan berjumpa dengan menara pemancar yang ada di Pos Pemancar. Bisa dibilang pos ini merupakan setengah perjalanan menuju puncak Merbabu.

Usai Pos Pemancar, jalur ini akan bersatu dengan dua jalur lain, yakni Wekas dan Thekelan. Pendaki harus bersiap menghadapi tanjakan terjal usai melewati Pos Pemancar dan Helipad.

Jalur Pendakian ke Gunung Merbabu via Wekas ( Jalur Wekas )

Jalur pendakian Merbabu selanjutnya adalah melalui sisi utara. Jalur favorit untuk mendaki Merbabu dari selatan adalah via Wekas. Jalur ini berada di Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang.

Jalur Wekas menjadi favorit pendakian karena memiliki tempat kemah yang luas di pos II dengan sumber air yang melimpah. Banyak orang yang hanya mendaki untuk berkemah di camping ground ini.

Terus berjalan, nantinya jalur Wekas akan bertemu denga dua jalur pendakian lain, yakni Cunthel dan Thekelan. Pertemuan ketiga jalur ini berada di sekitar Pos Pemancar dan Helipad. Setelah itu jalur pendakian menjadi satu untuk menjangkau puncak dari utara.

Jalur Pendakian ke Gunung Merbabu via Kopeng Thekelan ( Jalur Kopeng Thekelan )

Jalur pendakian resmi Merbabu terakhir adalah via Thekelan. Lokasi Basecamp Pendakian Merbabu via Thekelan berada di desa dan kecamatan yang sama dengan Basecamp Chuntel, yakni di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Jika melewati jalur ini, kamu  akan menjumpai spot bernama Watu Gubug. Batu ini bisa dimasuki pendaki, meski terlihat kecil. Mitosnya, batu ini merupakan pintu gerbang untuk menuju dimensi lain. Selanjutnya, jalur akan menjadi satu dengan Wekas dan Chuntel. Selain harus melewati tanjakan cukup terjal, pendaki juga harus melalui rute cukup ekstrem menjelang puncak, yakni Ondorante. Rute itu akan dijumpai jika mendaki via Thekelan, Cunthel, atau Wekas.

Demikian 5 jalur pendakian ke Gunung Merbabu, pilih dan sesuaikan dengan kemampuan, situasi dan kondisi anda dan tim saat ini. Yang terpenting adalah selalu waspada, mempersiapkan diri sebaik mungkin dari mulai kesehatan dan perlengkapanya. Jangan pernah remehkan Alam ya guys.

, , ,
Artikel Lainya
Latest Posts from JadiWisata.COM