Situs Candi Batur terletak Dusun Ngobaran, Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Candi Batur merupakani salahi satui candi yang bercoraki Hindu yang terdapati di daerahi Magelang. Tidak banyak yang mengetahui tentang candi ini, karena keadaan candi yang memang hanya menyisakan reruntuhannya saja dan sebagian masih terpendam di dalam tanah.

Wujud bebatuan Candi Batur

Candi sudah berbentuk reruntuhan, dari ujung dusun berjarak kira kira satu kilo meter. Pada sisi barat dan timur terdapat anak tangga dengan pipi tangga berhiaskan makara.

Candi Batur tidak di ketahui kapan waktu pembuatannya, atau siapa pembuatnya dan dibangun dalam rangka apa, karena candi yang berada di daerah Magelang kebanyakan tidak memiliki prasasti, termasuk candi batur itu sendiri, sehingga tidak dapat diketahui asal usulnya.

Hampir tidak ada bentuk candi  yang bisa dilihat dilokasi penemuan, tetapi dari pengamatan dan penelitian para arkelog berkayakinan tempat ini adalah awalnya sebuah candi. Batu-batu sebagai penyangga candi ada dimana-mana atau istilahnya berserakan di sekitaran bukit dimana lokasi Candi batur di temukan disitu.

Salah satu peninggalan yang bisa dilihat adalah adanya makara di bagian utara dan di selatan candi Batur. pada makara bagian utaran, terdapat gambar makhluk mitologi gajah mino dengan gambar burung pada bagian mulutnya.

Sedangkan pada makara bagian selatan terdapat gambar makhluk kerdil pada bagian mulut gajah mino yang disebut gana.

Dari beberapa literatur, Gana biasanya hanya terdapat pada candi-candi atau peninggalan yang bercorak kebudayaan Hindu dan Budha.

Makara adalah makhluk mitologi yang digambarkan dalam bentuk buaya dengan ekor ikan yang memiliki belalai seperti gajah. Makara merupakan lambang air dan seringkali digunakan sebagai bagian dari ornamen candi.

Sebagai tiruan Gunung Mahameru, candi dihias dengan beragam motif yang menggambarkan gunung dan segala isinya, diantaranya flora. Tumbuhan pada umumnya direliefkan dengan gaya dan digabung dengan motif lainnya, seperti bentuk-bentuk geometris.

Tidak banyak orang yang tahu tentang keberadaan candi ini. Jangankan anda yang di berasal dari luar magelang, yang disekitaran magelangpun jarang yang mengetahui lokasi ini. Mayoritas masyarakat hanya mengenal Candi Selogriyo saja .

Karna tidak banyak orang tahu, ini peluang bagi anda yang hobi huning foto untuk mendapatkan spot foto yang unik.

Akses menuju Lokasi

Jadiwisata.com tidak menjelaskan secara detail perjalanan dari arah magelang, karna saat ini sudah terbantu dengan keberadaan Maps.

Yang jelas dari arah magelang, cari arah yang menuju ke Windusari. Sampai di pertigaan simana kalau menuju Candi Selogriyo kami ambil ke arah kiri, yang ke Candi Batur ambil lurus saja sampai ketemu desa Candisari.

Jalan kecil berupa paving blok menuju Candi Batur;
Foto by : sutrisnasmg.blogspot.com

Dari perkampungan warga nanti menaiki bukit, dengan jalan pavling yang lebarnya hanya 1 m. jadi hanya kendaraan roda dua yang bisa masuk kelokasi.

Rekomendasi dari Jadiwisata.com

  • Bila anda ingin berkunjung ke lokasi itu dengan menggunakan kendaraan roda dua, gunakan kendaraan yang masih sehat mesinnya, karna medan yang mendaki lumayan terjal. Dikhawatirkan kendaraan anda tidak kuat, dan akan menambah masalah lagi
  • Bagi yang berkendaraan roda 4, kendaraan bisa dititipkan pada warga yang ada di perkampungan. Siapkan tenaga untuk mendaki sedikit (tidak terlalu jauh tapi tanjakannya agak terjal)
  • Bawalah bekal makanan, takutnya ada kehausan dilokasi candi batur. Karna dilokasi tidak ada penjual makanan
  • Buanglah sampah pada tempatnya, mari berbagi kebaikan, jangan berbagi sampah
  • Buang air kecil pada tempatnya

Selamat berpetualang, dan jadi wisata lah, dan jadikan jadiwisata.com teman wisata Anda.

, , , , , , ,
Artikel Lainya
Latest Posts from JadiWisata.COM