Candi Plaosan atau Candi Kembar

Rute, Lokasi, dan Harga Tiket Masuk

Alamat: Jl. Candi Plaosan, Plaosan Lor, Bugisan, Kec. Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah 57454. Candi ini terletak kurang lebih satu kilometer ke arah timur-laut dari Candi Sewu atau Candi Prambanan sobat.

Bagi sobat yang ingin menggunakan Transportasi umum bisa menggunakan bus Trans Jogja yang siap sedia mengantar sobat hingga Candi Prambanan. Kemudian dari Candi Prambanan, sobat bisa menggunakan Ojek dengan harga kurang lebih 20 ribu rupiah.

Bila menggunakan kendaraan pribadi. Arahkan kendaraan menuju kearah prambanan menggunakan jalur jalan solo bila dari arah kota Jogja. Kemudian, sobat bisa belok ke kiri dan ikuti lajur jalan tidak usah belok-belok hingga menemukan kemegahan Candi Plaosan diantara sawah-sawah yang hijau.

HTM : 5.000
PARKIR : MOTOR 2.000, MOBIL 5.000
BUKA/TUTUP : 08.00 – 17.30 WIB

Tarif Candi Plaosan atau Candi Kembar tarif
Tarif Candi Plaosan atau Candi Kembar tarif

Candi Plaosan
Adanya arca Buddha, kemuncak stupa, serta candi-candi perwara yang berbentuk stupa menandakan candi-candi tersebut merupakan candi Buddha. Kompleks ini dibangun pada abad ke-9 Candi Plaosan dibangun pada masa Raja Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan pada zaman Kerajaan Medang, atau juga dikenal dengan nama Kerajaan Mataram Kuno.
Raja dari Mataram Kuno yang berasal dari Wangsa Sanjaya yang bekuasa dari taun 840 -856. Hal ini merupakan bukti bila penelitian yang dilakukan oleh De Casparis itu benar adanya. Dengan sebuah bukti yang cukup kuat yaitu prasasti Cri Kaluhuran yang dibuat pada tahun 842 masehi.

Prasasti ini mengatakan bahwa Candi Plaosan dibangun oleh Ratu Sri Kaluhuran. Sri Kaluhuran sendiri merupakan gelar Pramodyawardhani untuk seorang putri dari Raja Samaratungga dari Wangsa Syailendra yang menganut agama Buddha yang bersuami dari Wangsa Sanjaya yang beragama Hindu yaitu Rakai Pikatan.

Bisa dikatakan Candi Plaosan ini merupakan sebuah saksi dari ikatan cinta yang suci yang ditunjukan oleh keduanya. Dimana, sejak awal kedua keluarga ini tidak menyetujui hubungan mereka. Hingga, mereka pun mencoba berbagi macam cara, agar keluarga kedua belah pihak merestuinya. Kekuatan cinta yang begitu kuat akhirnya meluluhkan hati kedua keluarga dan merestui hubungan keduanya.

Karena, berasal dari peristiwa yang bersejarah ini. Masyarakat sekitar mempercayai apabila ada kedua pasangan yang datang ke candi Plaosan ini maka hubungan mereka akan langgeng. Tetapi namanya juga mitos bisa percaya dan juga bisa tidak. Semua dikembalikan kepada sobat heheheeee.

Kompleks Candi Plaosan terdiri atas Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul, Jarak pemisahnya hanya jalan raya. Jarak kedua candi ini hanya 200 meter saja.

Candi Plaosan Lor
Kompleks Candi Plaosan Lor memiliki dua candi utama. Candi yang terletak di sebelah kiri (di sebelah utara) dinamakan Candi Induk Utara dengan relief yang menggambarkan tokoh-tokoh wanita, dan candi yang terletak di sebelah kanan (selatan) dinamakan Candi Induk Selatan dengan relief menggambarkan tokoh-tokoh laki-laki. Di bagian utara kompleks terdapat masih selasar terbuka dengan beberapa arca buddhis. Kedua candi induk ini dikelilingi oleh 116 stupa perwara serta 50 buah candi perwara,

Pada masing-masing candi induk terdapat 6 arca Dhyani Boddhisatwa. Candi ini merupakan candi Buddha, akan tetapi gaya arsitekturnya merupakan perpaduan antara agama Buddha dan Hindu.

Candi Induk Selatan Plaosan Lor dipugar pada tahun 1962 oleh Dinas Purbakala. Sementara itu, Candi Induk Selatan dipugar pada tahun 1990-an oleh Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Tengah.

Candi Plaosan Kidul
Saat ini Candi Plaosan Kidul belum diketahui memiliki candi induk. Pada kompleks ini terdapat beberapa perwara berbentuk candi dan stupa. Sebagian di antara candi perwara telah dipugar.

Baca juga :

Kegiatan-kegiatan di Candi Plaosan

festival candi kembar
festival candi kembar
  • Festival Candi Kembar
    Festival Candi Kembar pertama kali digelar pada Tahun 2016, Di adakan di sekitar Candi Plaosan, Desa Bugisan, Prambanan. Kegiatan ini awalnya bertujuan untuk mengangkat seni budaya, keindahan dan produk unggulan di sekitar Candi Plaosan atau candi kembar.

Festival ini dulu diikuti oleh kelompok seni budaya dari Prambanan dan sekitarnya. Festival ini meruapakan bagian dari peluncuran desa wisata bugisan, sebagai kampung budaya candi plaosan, dengan tujuan menarik wisatawan dengan berbagai potensi seni budaya local, sepeti karawitan, gojeg esung, jathilan, srandul, wayang kulit dan sebgainya akan ditampilkan di festival tersebut.

berburu sunset candi plaosan
berburu sunset candi plaosan
  • Berburu Sunset
    Bukan hanya festival Candi Kembar di Candi Plaosan. Ada kegiatan wisata baru disini yaitu berburu Sunset. Banyak para pengunjung yang datang membawa kamera dan tripod di depan Candi. Mereka datang dengan tujuan ingin mendokumentasikan keindahan pemandangan matahari terbenam, dengan latar dua candi kembar Plaosan, dengan langit yang berganti warna. Keindahan Sunset ini bisa dilihat di sekitar bulan Agustus hingga September, dikarenakan letak Matahari yang tepat berada di tengah-tengah candi.

Disini tersedia pendopo yang disebut Paseban Candi Kembar yang biasanya menjadi tempat bersantai menikmati pemandangan sembari makan dan minum. Pendopo ini dibangun di atas tanah desa untuk tujuan wisata. Pendopo ini dibangun Maret 2016 dan diresmikan April 2017.

  • Kuliner
    Untuk mendukung Candi Plaosan sebagai tujuan wisata. Di kawasan ini sudah tersedia banyak warung makan yang menyediakan beragam pilihan kuliner, dari jajanan atau cemilan ringan hingga makanan berat dan beragam pilihan minuman. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau. Kalau masih belum puas dengan kuliner yang ada, kuliner lain juga banya bertebaran di sekitar kawasan wisata, salah satunya yang cukup terkenal Prambanan Gallery Resto.
, , ,
Artikel Lainya
Latest Posts from JadiWisata.COM